Jadilah Dosen Spesialis dan Perkuat Teamwork

Jadilah Dosen Spesialis dan Perkuat Teamwork

UNIDA Gontor – Kamis, 23 April 2020 setelah silaturrahim ke Ketua Umum YPTD KH. Drs. M. Akrim Mariyat, Dipl. Ad.Ed, rombongan dosen Pendidikan Bahasa Arab UNIDA Gontor diterima oleh bapak Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. H. Agus Budiman, M.Pd dan Wakil dekan I Dr. Ihwan Mahmudi, M.Pd., di kantor Fakultas setelah keduanya selesai menguji ujian skripsi salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Kampus Siman.

Seperti biasa Bapak Dekan menyambut kami dengan senyum khasnya sembari bersenda-gurau terkait masa muda beliau atau masa perjuangan menuntaskan program doktoralnya. Ustadz Muhammad Wahyudi, M.Pd selaku ka.Prodi PBA memulai pembicaraan tentang laporan hasil silaturrahim ke bapak pimpinan yang disampaikan oleh Ustadz Luthfi Muhyiddin, M.A., Ka.Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI). Kemudian bapak dekan memulai menyampaikan pesannya untuk kami semua, diantaranya: beliau ingin hasil dari silaturrahim ke pimpinan dan ketua YPTD serta kunjungan yang lainnya bisa dikumpulkan dalam tulisan, atau transkipnya bisa dijadikan tulisan yang terdokumentasikan dengan baik.

Kemudian beliau melanjutkan bahwa, Bapak pimpinan dan Ketua YPTD adalah teladan, insiprasi, senior, dan guru kita. Maka, setiap nasehat yang disampaikan harus kita laksanakan, walaupun secara bertahap. Contohnya: Bapak pimpinan berpesan bahwa tidak sah menjadi alumni PBA jika belum mengkhatamkan salah satu buku tentang kebahasaan, baik Jurumiyah, Qotrunnada dsb. Atau jika Prodi Tafsir minimal pernah mengkhatamkan salah satu buku tafsir, jika prodi hadits minimal pernah khatam Bulughul maram. Maka, silahkan PBA mulai merancang untuk bisa mengkhatamkan salah satu buku, dimulai dari buku kecil atau pendek. Ada cara lain memulai mengkaji buku yang agak panjang, sehingga mungkin saja mahasiswa/i PBA akan tuntas membaca bukunya setelah mereka lulus.

Perlu kita pahami, bahwa UNIDA Gontor adalah Pondok, kita juga di fakultas dan prodi juga harus tetap berjiwa Pondok. Bapak dekan mengakhiri pesannya dengan satu kata kunci untuk majunya suatu lembaga yaitu orang dalem. Fakultas Tarbiyah dan seluruh Prodinya akan maju karena faktor internal (orang dalem), maka setiap orang di dalam Fakultas Tarbiyah harus bisa memiliki kemampuan generalis dan spesialis. Setiap dosen yang ada di dalam fakultas diusahakan bisa menjadi spesialis di materi yang diampuh, sehingga ia menjadi rujukan dan tumpuhan utama. Kemunduran Fakultas dan prodi juga karena faktor orang dalem. Ibarat sebuah kapal besar takkan mudah ditenggelamkan oleh orang luar. Namun sangat mudah jika ada orang dalem yang berusaha menenggelamkannya, karena satu orang dalem sama dengan 100 orang luar yang akan menyerang. Maka semuanya wajib dan harus memperat ukhuwah dan kebersamaan. Ingat, Fakultas dan prodi adalah rumah kita, harus nyaman di dalamnya. Jika kita sudah nyaman, kita akan tenang dan menikmati setiap tugas yang diamanahi. Seluruh mahasiswa adalah amanah yang harus kita jaga dan didik dengan sebaik-baiknya, jangan sampai kita zalim.

Setelah mendengarkan nasehat bapak dekan, kemudian bapak wakil dekan I Dr. Ihwan menambahkan, beliau menyampaikan berita gembira dengan adanya program Beasiswa untuk alumni PBA UNIDA Gontor yang akan melanjutkan studi di Pasca PBA di UNIDA Gontor dari Ibu Gubernur Jawa Timur. Tak kalah pentingnya, beliau mengingatkan seluruh dosen PBA bahwa prodi PBA memiliki visi yang besar karena salah satu visi universitas adalah menjadikan UNIDA Gontor sebagai pusat kajian pembelajaran Bahasa Al-Qur’an, maka usahakan Capaian Program Lulusan (CPL) yang sudah ditentukan bisa diwujudkan. Kurikulum yang disusun, sesuai dengan visi-misi prodi. Untuk bisa melaksanakan visi-misi prodi diperlukan teamwork yang kuat, solid dan memanfaatkan SDM yang ada. Tidak semua problem yang ada itu masalah, dengan adanya masalah semuanya didik untuk bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan. Dan masalah akan membuat orang lebih dewasa.

Diakhir beliau menyampaikan, yang membedakan UNIDA Gontor dengan lembaga pendidikan lainnya adalah lingkungannya. Yang paling mahal itu lingkungan. Terkadang rizki dari Allah bukan hanya materi tapi juga kesehatan, tetangga yang baik, kawan yang sholeh, rumah tangga yang haromoni dan banyak lagi. Ini yang harus terus kita syukuri dan pertahankan.

Terkahir, dosen PBA UNIDA Gontor berfoto bersama Bapak Dekan dan Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.


Penulis : Muhammad Wahyudi, M.Pd.

Editor : Ahmad Kali Akbar, M. Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *