Pameran Kaligrafi : Kontribusi dalam Sejarah Peradaban Islam

Pameran Kaligrafi : Kontribusi dalam Sejarah Peradaban Islam

Hubungan Kaligrafi dan Bahasa Arab

Keterampilan menulis adalah salah satu 4 keterampilan bahasa yang sangat penting dalam mempelajari bahasa. Di Gontor, kita belajar keterampilan ini yang diterapkan dalam pelajaran insya’, imla’, dan khot. Ketiga pelajaran tersebut memiliki tujuan utama yaitu untuk menguasai bahasa dari segi tulisan, meskipun masing-masing memiliki tujuan khusus yang berbeda.

Khot atau yang biasa kita kenal sebagai kaligrafi, memiliki nilai unggul tersendiri dari segi estetika dalam keterampilan menulis bahasa Arab ini. Namun di luar itupun, khot sangat penting untuk dipelajari dengan tujuan memperbaiki tulisan Arab atau hanya sekedar mengetahui bagaimana cara menulis bahasa Arab sesuai dengan kaidah huruf yang baik dan benar.

Tak heran jika dalam lingkup bahasa Arab, khot menjadi salah satu bagian yang penting dari pengajaran bahasa Arab sendiri. Tak hanya itu, kaligrafi sendiri memiliki peran dan kontribusi penting dalam peradaban Islam. Yang mana dalam sejarahnya, kaligrafi menjadi salah satu kekuatan Islam dalam mengembangkan seni dan keilmuannya, khususnya sejak masa daulah Abbasiyah.

Pameran Karya Kaligrafi

Pada hari Jum’at, 11 September 2020, Gontor Putri 1 kembali mengadakan Pameran Kaligrafi “Yaumul Khot 2”.  Tepatnya yang diadakan di Aula Kuliyyatul Banat Gontor Putri 1. Kegiatan ini juga diadakan agar kita sebagai generasi muslim pada masa millenial ini masih bisa berkontribusi  dalam mempertahankan salah satu peradaban Islam. Yaitu melalui karya-karya kaligrafi. Tak hanya sisi estetika yang ditampilkan, namun makna dan isi dari ayat-ayat-Nya, sya’ir-sya’ir dan tulisan lainnya yang juga disampaikan dalam karya kaligrafi.

Beberapa mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab yang merupakan anggota Markaz Khot UNIDA Gontor Kampus Putri juga ikut berkontribusi di dalamnya seperti, Aatina Khairal ‘Athiyyah Zen (PBA/5), Mufi’ah Fuaidah (PBA/3), dan Fitri Nur Muliana (PBA/1). Dalam pameran tersebut, Markaz Khot UNIDA Putri mengadakan pelatihan Ebru atau seni melukis di atas air kepada santriwati KMI Gontor Putri 1. Para santriwati sangat tertarik dengan ilmu baru tersebut. Di akhir pelatihan, mereka saling berlomba membuat karya Ebru bersama staf Markaz. Pelatihan Ebru tersebut berlanjut hingga siang hari. Ditutup dengan pembuatan karya Ebru antar panitia dan Markaz Khot UNIDA Putri.

Acara pameran dimulai pukul 09.00 WIB yang dibuka oleh Wakil Pengasuh Gontor Putri 1, al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd. Berlanjut dengan pameran karya-karya kaligrafi hasil anggota Markaz Khot Gontor Putri 1 juga beberapa tulisan pembimbing Markaz Khot. Berbagai jenis khot di pamerkan saat pameran kemarin, mulai dari Khat Riq’ah, Diwani, Diwani Jali, Kufi, I’tiyadiyyah, dan masih banyak lagi. Terdapat juga beberapa dokumentasi kegiatan Markaz Khot Gontor Putri 1 dan kaligrafi kontemporer di dalamnya.

Pameran kaligrafi tersebut selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Dan di setiap tahunnya mereka selalu memberikan inovasi-inovasi baru yang membuat kita tidak pernah bosan untuk melihatnya. Mulai dari karya dan kegiatan di dalamnya. Pengunjung pameran terpukau akan keindahan yang dipadukan dengan makn dari setiap karya yang ada. Ini karena adanya kesan ruangan yang klasik dengan desain yang rapih dan hiasan kaligrafi di sekelilingnya.


Oleh : Riza Nurlaila, Aatina Khairal ‘Athiyyah Zen, dan Intan Fasya Zahara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *