PBA UNIDA Delegasikan Mahasiswa sebagai Presenter dalam KONASBARA Ke V, Bukti Konkret Perjuangkan Eksistensi Bahasa Arab di Era Milennial

PBA UNIDA Delegasikan Mahasiswa sebagai Presenter dalam KONASBARA Ke V, Bukti Konkret Perjuangkan Eksistensi Bahasa Arab di Era Milennial

Bahasa Arab menduduki peran penting dalam kancah nasional maupun internasional. Selain sebagai bahasa al-Qur’an, ia menjadi bahasa peradaban yang diserap oleh ragam bahasa di seluruh dunia serta dijadikan bahasa utama oleh lebih 200 bangsa. Sebagai prodi dengan akreditasi unggulan, PBA aktif berpartisipasi dalam event-event tahunan untuk menyemarakkan Bahasa Arab. Tuntutan sebagai pemerhati bahasa, menjadikan UNIDA rutin mengirimkan delegasinya guna mempresentasikan karya tulis ilmiah sebagai problem solving problematika bahasa Arab di era kontemporer selain mengasah dan melatih kemampuan dosen maupun mahasiswanya.

Dengan dukungan jajaran dosen, mahasiswa maupun mahasiswi dibimbing untuk merealisasikan karya tulis ilmiahnya. Awal Oktober ini, UNIDA Gontor mengirimkan 4 delegasi sekaligus dari kampus putri khususnya. Delegasi diberangkatkan pada hari Jum’at, 3 Oktober 2019 didampingi oleh dua dosen pembimbing yakni al-Ustadzah Alinda Zakiyatul Fakhiroh dan al-Ustadzah Mandrasi Amira Sa’idah. Sesampainya di Malang, para delegasi dikarantina untuk bimbingan intensif oleh para dosen guna hasil yang optimal.

Konferensi Nasional Bahasa Arab ke-V ini dimulai di gedung Sastra Universitas Negeri Malang dengan sambutan Dekan, Ketua Program Studi, Ketua Panitia, serta persembahan tari Saman dari mahasiswa UNM. Berlanjut pada sesi konferensi inti dengan pembicara utama (keynote speaker) yakni Assoc. Prof. Dr. Zawawi bin Ismail, Prof. Dr. Miassar Al-Makki, serta Prof. Drs Muhaiban. Para audiens dalam aula tampak antusias memperhatikan penjelasan yang mampu menarik intens hadirin, diakhiri dengan sesi tanya-jawab serta kuis soal dengan memberikan hadiah bagi hadirin yang mampu menjawab. Sangat beruntung! salah satu mahasiswi PBA mampu merebut hadiah bergengsi tersebut yakni Rose Mary Adelia Subagyo (PBA/5) setelah menjawab pertanyaan dari Drs. Muhaiban.

Acara berlanjut menuju presentasi paralel para pemakalah setelah ishoma. Adapun delegasi UNIDA Gontor kampus putri yakni dengan tim 1 Nimas Wahyu Mahardika (PBA/7) dan Intan Fasya Zahara (PBA/3) dengan mengusung judul

تعليم الأساسي لعلم النحوو الصرف بوسيلة CAKRAM لفعّالية أحوال اللغة العربيّة

Tim kedua yakni Nurly Khalida Syamna, Luluk Af’idati, dan St. Nur Rezky (PBA/5) dengan  mempresentasikan judul

برنامج“نتعلّم”: الوسائل التطبيقية لتعلّم اللّغة العربيّة للمبتدئين عبر الهاتف الذكي على نمط OSOM

Tim ketiga dengan personalia Faricha Nailun Nikmah, Salma Izza Zidni, dan Rose Mary Adelia Subagyo (PBA/5) dengan judul makalah

مشكلات مدرسات البلاغة (علم المغاني) لمستوى الفصل الخامس بمغهد دار السلام كونتور للبنات الحرم الثاني و حلولها

Serta tim keempat yakni Ghozlia Qotrunnada, Manzilatu Rahmaniah, dan Nafisatul Izza (PBA/5) didampingi al-Ustadzah Mandrasi Amira Saidah dengan judul besar, Implementasi Metode Al-Yusri Guna Meningkatkan Kemampuan Nahwu untuk Tingkat Pemula.

            Akhir acara dilanjutkan dengan sesi perfotoan dan pengambilan sertifikat penghargaan masing-masing pemakalah maupun peserta. Dengan acara ini mahasiswi secara langsung dididik bagaimana mempresentasikan karya dengan baik sesuai kaidah mahaaroh kalaam, membuka wawasan berfikir dengan sesi tanya jawab yang ada berhubung acara ini merupakan acara nasional yang concern pada tingkat dosen maka para mahasiswa dilatih tentang kaidah penulisan makalah serta penyampaian yang baik sehingga mampu menyampaikan pemikiran bagi segala tingkatan. Akhirul kalaam, kedua pembimbing menasihati bahwa usaha yang telah dicurahkan in sha Allah telah optimal. Terkait hasil jangan terlalu terpaku pada keterpurukan sebab kita bukan museum yang menjajakkan masa lalu! yang kita hadapi masa depan, nasihat beliau mengutip kata-kata Jusuf Kalla. Maka, segala kekurangan yang ada hendaknya menjadi perbaikan dan evaluasi kedepannya serta terus semangat untuk memacu kadar diri dengan hal yang bermanfaat. (Intan Fasya Z)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *