Pelatihan Penyusunan Proposal Skripsi Mahasiswa PBA Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor

Pelatihan Penyusunan Proposal Skripsi Mahasiswa PBA Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor

Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor mengadakan klinik pelatihan penulisan proposal skripsi bagi mahasiswi PBA semester 6 kampus Mantingan pada hari Jumat, tanggal 6 April 2018 . Pelatihan ini diadakan sebagai bentuk nyata dalam menyikapi kebijakan Rapat Fungsionaris Fakultas Tarbiyah, yang memberlakukan SK penetapan akhir pengumpulan proposal penulisan skripsi tanggal 20 April 2018 pukul 23.59. Oleh karena itu, setelah acara ini selesai, diharapkan seluruh mahasiswi PBA Fakultas Tarbiyah dapat mengumpulan proposal penulisan skripsi maksimal di tanggal tersebut. Diharapkan pelatihan ini dapat mempermudah mahasisiwi dalam memilih dan mencari judul yang tepat untuk skripsi yang akan mereka tulis di semester yang akan datang.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh mahasiswi Prodi PBA Fakultas tarbiyah yang berjumlah 22 mahasiswi dengan bimbingan Al-Ustadz Moh. Ismail, M.Pd.I dan Al-Ustadz Yoke Suryadarma, M.Pd.I. Pelatihan terdiri atas dua sesi. Sesi pertama dimulia pukul 8.30 sampai dengan 11.30. dan sesi kedua dimulai pukul 13.30 – 15.00. Adapun teknisnya pelaksanaannya, petama secara garis besar, pembimbing memberikan arahan dan tujuan maksud pelatihan ini, yang diteruskan dengan pengarahan mengenai identifikasi masalah, sistematika penulisan proposal berdasarkan jenis penelitiannya.

Setelah itu,  mahasiswi mengumpulkan proposal yang telah mereka buat, lalu dengan sabar, para dosen pembimbing membaca, memberikan catatan perbaikan dan evaluasi, setelah itu dibahas dan diterangkan satu persatu semua bentuk perbaikan dan kesalahan penulisan secara terbuka kepada semua mahasiswi, agar semuanya paham dan memahami dengan baik. Setelah itu, barulah dosen pembimbing memberikan perbaikan proposal tersebut secara personal kepada pemiliknya,  sehingga dengan demikian, para mahasiswi langsung mengetahui titik kesalahan dan hal-hal yang harus diperbaiki.

Pelatihan berjalan cepat, efektif dan efesien. Mahasisiwi antusisas dan bersemangat untuk mengikuti pelatihan karena pelatihan dirasa menyentuh secara langsung, sehingga dampak yang dirasakan lebih nyata dan terasa sehingga bisa ditindak lanjuti secara langsung, bukan hanya sekedar teori yang mengambang di kepala. Beberapa mahasiswi merasa kekurangan waktu, dan ingin berkonsultasi lebih lanjut, tapi karena waktu yang terbatas, dosen pembimbing akan menerima konsultasi kembali pada hari Ahad tanggal 8 April 2018. (yoke suryadarma/Alif Cahya Setiyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *