Pembukaan Naadii Maharaat al-Lughah al-‘Arabiyyah “Lisaan al-‘Arab”

Pembukaan Naadii Maharaat al-Lughah al-‘Arabiyyah “Lisaan al-‘Arab”

UNIDA Gontor – Seiring berkembangnya berbagai macam ragam nuansa dan budaya, Bahasa Arab terus bergerak maju kedepan dengan pengkajian melalui sastra, kelimuan dan bahkan kebudayaan. Karena hal itulah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Darussalam Gontor mengesahkan dan membuka program kegiatan baru yaiti Naadii Maharat al-Lughah al-‘Arabiyah pada hari Ahad, 13/10/19 yang bertempat di hall CIOS.

Program ini merupakan sebuah upaya agar dapat terus mengiringi pesatnya perkembangan bahasa Arab di dunia. Program ini juga memiliki benerapat tujuan inti yang mendasarinya, diantaranya adalah :

1. Untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan mahasiswa dalam berbahasa Arab.
2. Untuk menyelaraskan dan mengembangkan potensi serta kreativitas sastra, seni dan bahasa Arab mahasiswa.
3. Untuk mencetak generasi yang berkualitas dan memiliki intelektual tinggi dalam bidang bahasa Arab.
4. Sebagai sarana penyaluran dan pengembangan bakat atau kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa.

 

Penyelenggara serta penanggung jawab kegiatan ini adalah seluruh HMP PBA UNIDA Gontor. Sedangkan nama yang dipilih untuk Naadii Maharat al-Lughah al-‘Arabiyah ini adalah ” Lisanul Arab “. Nama ini memiliki filosofi tinggi seperti yang dijelaskan oleh Al-Ust Muhammad Wahyudi pada sambutan beliau dalam pembukaan kegiatan ini adalah agar nanti mahasiswa yang mengikuti club/syu’bah ini mampu mengucapkan dan menggunakan bahasa Arab secara fushah dan agar dapat memiliki kecakapan dalam Maharah Lughawiyah yang berkualitas.

Pembukaan kegiatan ini diawali dengan sambutan Ka. Prodi PBA UNIDA Gontor Al-Ust Muhammad Wahyudi yang menyampaikan bahwa “Kami bersyukur sekali, karena HMP telah berinisiatif baik dalam membentuk sebuah program yang insyaallah bermanfaat bagi kita semua ini. Dan untuk seluruh semester 5 dan 7 tugas kalian adalah membimbing dan mengawal program ini, jangan jadikan kesibukan sebuah alasan untuk tidak membantu, karena kalian bukanlah manusia-manusia pelit yang tidak mau mengeluarkan keringatnya untuk mewariskan nilai-nilai jihad. PBA itu perintis bukan pewaris, PBA itu pelopor bukan mengekor, PBA itu penggerak bukan penggretak.”

Di akhir sambutannya beliau juga mengingatkan bahwa “Ingat! Jangan pernah merasa paling berjasa/berkuasa dalam hal apapun, merasa kalau tidak ada saya tidak akan sukses acaranya, merasa paling utama, padahal hanya salah satunya. Ini penyakit perjuangan !”

Program Naadii Maharat al-Lughah al-‘Arabiyah ini dibuka dengan niat yang ikhlas dan diiringi dengan surah Al-Fatihah serta dibuka secara simbolis oleh Al-Ustadz Ahmad Kaliakbar dengan tabuhan gong yang mengglegar.

Harapan besar bagi seluruh civitas akademika PBA UNIDA Gontor, semoga program ini menjadi ladang dakwah dan amal kebaikan semua dalam terus mensyiarkan bahasa Arab yang merupakan bahasa persatuan umat Islam di dunia. [Naufal Akmal]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *