Pilmapres 2020, Ajang Unjuk Kemampuan Puncak Mahasiswa

Pilmapres 2020, Ajang Unjuk Kemampuan Puncak Mahasiswa

Oleh: Naufal Akmal Syamary (Mahasiswa PBA Semester 5)

UNIDA Gontor – Terlepas dari peliknya masa pandemi covid-19 yang telah mempengaruhi berbagai sektor, Universitas Darussalam Gontor tetap eksis berupaya untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Adapun salah satu bentuk upaya tersebut ialah dengan mengadakan seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi nasional. Karena dengannya kampus akan mengetahui bakat, inovasi dan kemampuan hebat yang dimiliki oleh para mahasiswanya.

Acara tersebut adalah langkah awal untuk menuju Pilmapres Nasional 2021 yang merupakan sebuah ajang perlombaan bergengsi skala nasional yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. Seleksi Internal tahap pertama tersebut berlangsung selama dua hari dimulai pada hari Rabu, 7 Oktober 2020. Dan berakhir pada hari Kamis, 8 Oktober 2020 yang bertempat di Lobby utama Gedung Utama Universitas Darussalam Gontor.

Setiap program studi akan mengirimkan 2 mahasiswanya sebagai delegasi untuk menyampaikan gagasan, ide atau inovasi barunya sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Adapun  yanng menjadi tema pada tahun ini ialah “Sustainable Development Goals”.

Sebelum maju ke tahap seleksi pertama, para delegasi Pilmapres Prodi PBA dibimbing oleh beberapa dosen PBA, al-Ustadzah Fitri Setyo Rini, M.Pd.I dan al-Ustadzah Siti Nikmatul Rochma, M.Pd. Beliaulah yang mengawal dari tahap seleksi prodi hingga sebelum ke tahap pertama seleksi universitas.

Setelah berakhirnya proses presentasi oleh seluruh peserta seleksi, ketua Panitia Pilmapres Universitas Darussalam Gontor, Al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal, M.A mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pembimbing yang telah berjuang dalam mengikuti acara ini.

Kesuksesan seseorang bukan hanya soal kemampuan, itulah campur tangan Allah.

Beliau berpesan di akhir acara, “Ada seorang yang menyangka bahwa dirinya bisa sukses murni karena kemampuannya. Ini merupakan sebuah pemikiran sekuler karena dia telah menghilangkan potensi Tuhan disana. Ketahuilah bahwa kesuksesan seseorang bukan hanya dengan kemampuannya saja, tetapi ada campur tangan Tuhan berupa qadr di dalamnya”

Tidak hanya itu, beliau juga memotivasi seluruh peserta agar terus melangkah, berkarya, dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita mahasiswa semua. Acara berlangsung dengan khidmat dan diiringi penuh harapan. Seluruh mahasiswa yang mengikuti seleksi berharap dapat mengambil pengalaman dan kebaikan yang ada di dalamnya. Karena bagi mahasiswa, ajang ini meruapakan bekal untuk meraih impian di masa yang akan datang.

__________

Reviewer : Aufa Alfian Musthofa, M.A. & Fitri Setyo Rini, M.Pd.I
Editor : Riza Nurlaila, M.Pd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *