SPS Perdana, Bangkitkan Semangat Skripsi Mahasiswa Akhir

SPS Perdana, Bangkitkan Semangat Skripsi Mahasiswa Akhir

UNIDA Gontor – Seminar Proposal Skripsi atau yang sering kami sebut SPS, merupakan salah satu langkah awal perjuangan untuk meraih gelar sarjana bagi mahasiswa dan mahasiswi semester akhir setelah pengajuan judul disetujui. Setelah pengarahan SPS prodi PBA pada awal Juli bersama beberapa dosen PBA sebagai bentuk arahan dan dorongan kepada para mahasiswa di seluruh kampus, akhirnya atas izin-Nya, SPS perdana pun dilaksanakan pada Rabu, 23 Juli 2020 di Aula CIOS kampus pusat dengan pemakalah Muhammad Safari dan Mu’ammar Fathoni sebagai perwakilan mahasiswa kampus Siman dan Robitoh. Sebagai uswah hasanah mahasiswa lainnya, metode penelitian mereka yang berbeda menjadi contoh yang sesuai dalam penelitian pustaka dan kualitatif, meskipun terdapat evaluasi dari dosen pembimbing dan lainnya.

Tak hanya pemakalah yang menjadi contoh, muntaqid arroisi, moderator, dan audience juga berperan sebagai uswah hasanah dalam melaksanakan tugasnya. Karena semua yang perdana akan dilihat dan dijadikan patokan sebagai bahan evaluasi, maka seluruh komposisi yang mendukung kegiatan tersebut juga harus ikut menjadi contoh yang baik.

 

Lain lagi di kampus putri, pada hari Ahad, 26 Juli 2020 kemarin, SPS dilakukan secara daring karena kondisi yang tidak memungkinkan. Nurly Kholida Syamna dan Izzah Avanti sebagai pemateri SPS perdana di kampus putri, juga seluruh mahasiswi akhir kampus Mantingan sangat semangat merespons acara ini dengan dukungan penuh dari para jajaran dosen PBA yang tak kalah semangat. Terlihat pada saat pemateri dan pembimbing melakukan diskusi, suara lantang mereka menggema di Aula Gedung Pascasarjana Putri tersebut menyemangati pemateri walaupun sesekali terdapat gangguan sinyal.

Dan alhamdulillah, harapan dari adanya contoh perdana yang terpilih sebelumnya, membuat mahasiswa-mahasiswi lainnya menyusul satu persatu. Seperti pada hari Ahad, 26 Juli 2020 dengan pemakalah dari kampus pusat yaitu Lalu Abdul Aziz, tak mau kalah menyusul kawannya dalam mempresentasikan proposal judulnya dengan penelitiannya lapangannya. Kemudian pada hari Selasa kemarin, 28 Juli 2020 telah dilaksanakan SPS di kampus pusat, Burhan Lukman Syah dengan penelitian pustakanya dan Muhammad Ainul Wafa dengan penelitian kuantitatif. Juga Syeh Aindalloh dari kampus Robitoh, serta Atiyah Darajat dan Nelis Jamilah Ilmiatun dari kampus Putri yang telah melaksanakan SPS kemarin, Rabu, 29 Juli 2020.

فاستبقوا الخيرات

“Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan” Q.S. Al-Baqarah: 148

Mantera singkat ini mengajak kita semua untuk selalu memiliki ruhul munafasah dalam hal kebaikan. SPS ini juga termasuk salah satu jihad fii sabilillah, dan jihad itu sendiri termasuk suatu kebaikan yang disukai Allah SWT. Oleh karena itulah, tanamkan dan nyalakan semangat fastabiqul khairat ini dalam jiwa-jiwamu, wahai para pejuang lillah. Termasuk juga berlomba dalam menjadi teladan yang baik dan penyemangat bagi yang lainnya. Semoga kesemangatan ini akan terus menular kepada mahasiswa-mahasiswi lainnya agar bisa merencanakan dan melaksanakan tahapan dan langkah selanjutnya untuk menuntaskan skripsi. Walau gelar bukan tujuan utama kita, namun dalam proses menuju sarjanalah akan kita temukan banyak pelajaran kehidupan yang perlahan membentuk karakter sarjana. ­Bitaufiiqillah.

“Jadilah Ulama yang Intelek, bukan Intelek yang tahu Agama.” (KH. Imam Zarkasyi)


Riza Nurlaila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *