Ayahku, Inspirasiku Untuk Wisuda 3 ½ Tahun

8Laut yang tenang tidak akan melahirkan pelaut yang tangguh. Begitulah ungkapan hikmah yang sering kita dengar dari guru-guru kita. Apalah arti hidup ini jika kita tak punya guru yang tak pernah lelah untuk menasehati kita, mereka selalu ada dikala kita senang ataupun sedih, ada untuk mengokohkan kita, untuk menjadi manusia yang tangguh, tapi hatinya selembut sutra, dan jernih sejernih embun pagi kampung damai Darussalam Gontor.

Gontor mendidik seluruh santrinya dengan banyak kegiatan, salah satunya adalah kegiatan PRAMUKA. Dari kegiatan ini kita banyak melihat orang-orang hebat di negeri ini salah satunya Dr. Hidayat Nur Wahid dan Prof. Dr. Din Syamsudin, yang mana keduanya juga anggota badan wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. Dari gerakan pramuka ini juga al-Ustadzah. Sammay Alfi Sa’adah, S.Pd., alumni 2020 PBA Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor, banyak aktif bergerak dan menggerakkan dalam setiap kegiatan Pramuka di Pondok, sehingga ia ditunjuk sebagai MABIKORI Gontor Putri 1, serta menjadi salah satu pembimbing utusan Gontor Putri di event Internasional Seaboree Singapore (2019).

sammay-pba-unida-gontor-singapore
Dokumentasi Seaboree di Singapore 2019

Banyak pelajaran hidup ia raih selama berkecimpung di Pramuka, dari kemandirian, kebersamaan, jiwa kepemimpinan, dapat membagi waktu dengan baik, menghargai orang lain serta dapat memecahkan masalah yang dihadapi. Ini terbukti dengan amanah sebagai mahasiswi guru Prodi PBA UNIDA Gontor, ia bisa tuntas kuliah 3 ½ tahun. Menulis skripsi di bawah bimbingan Dekan Fakultas Tarbiyah alm. Dr. H. Imam Bahroni, M.A.M.L.Sc., sebelum beliau wafat dan dilanjutkan oleh KH. Heru Saiful Anwar, M.A., serta menjadi mahasiswi Fakultas Tarbiyah yang diuji untuk Munaqosyah Skripsi perdana di angkatannya PBA (2016), sidang skripsi perdana dilaksanakan 30 Desember 2019 di Hall Aisyah Kampus Gontor Putri 1. Motivasi terbesarnya ialah ingin birrul walidain, dan ingin cepat selesai tuntas sehingga bisa maksimal dalam mengemban amanat di pondok, serta ingin memberikan apresiasi kepada diri sendiri atas semua usaha yang telah ia lakukan.

Dokumentasi 2019
Bersama keluarga ketika Wisuda ke-34 UNIDA Gontor

Berikut beberapa nasehat bagi mahasiswi guru yang lain jika ingin bisa tuntas studi 3 ½ tahun, diantaranya: 1. Semangat tanpa lelah. 2. Menggunakan waktu sebaik mungkin meski dalam kesibukan, 3. Selalu menyempatkan menulis skripsi meski waktu terbatas, 4. Selalu mengikuti bimbingan dan arahan dari dosen serta mencari tahu tentang segala hal ke orang yang lebih berpengalaman, 5. Berdoa selalu dan tidak mengkambing hitamkan skripsi saat tugas pondok. Jadilah seperti air putih, tidak mewah tapi sangat berarti bagi kehidupan. Serta pegang erat pesan KH. Hasan Abdullah Sahal: “Nurani, naluri, amanat, keterpanggilan, rasa tanggungjawab itulah kelebihan manusia dari pada makhluk yang lain.”

Ustadzah. Amay begitulah panggilannya ketika dirumah, juga menjadi wali kelas 3-J 2020, ia selalu berpesan kepada santria-santrianya: “Break the limits for success“, hargai selalu setiap kesempatan karena ia belum tentu datang untuk kedua kalinya, terus belajar dan berdo’a, siapa tahu keajaiban datang tanpa kamu minta, jadilah qudwah hasanah dimanapun kalian berada, dan jadilah yang tertinggi dilevelmu.” Putri bungsi al-Ustadz. H. Noor Syahid, M.Pd., juga akan melanjutkan studi Masternya dalam waktu dekat, sambil menunggu ia diberi tugas oleh UNIDA Gontor untuk mengikuti program Arabic For Non-Native Speaker di Universitas Qatar. Semoga Allah mudahkan setiap langkahnya untuk meraih setiap cita-cita yang ia impikan, karena inspirasi terbesarnya untuk wisuda 3 ½ tahun adalah kedua orangtuanya.

(Rep: Muhammad Wahyudi, edited: Sammay Alfi Sa’adah, S.Pd.)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Contoh Dokumen Esai

Berikut adalah dokumen esai salah satu mahasiswi PBA yang berhasil

Berita Terbaru