Hikmah Puasa Ramadhan Menurut Said Nursi

Tanpa kita sadari sebentar lagi kita menyambut bulan yang sudah dinanti-nantikan oleh semua orang. Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, dimana semua amalan akan dilipat gandakan, dan menjadi bulan yang mulia karena di dalamnya al-Qur’an diturunkan. Banyak orang yang mengetahui akan keistimewaan pada bulan ramadhan namun sedikit yang faham betul akan hikmah dari berpuasa. Untuk mengatasi permasalahan ini, kami suguhkan 7 hikmah puasa di bulan Ramadhan menurut Said Nursi yang disampaikan oleh al-Ustadzah Yusrina Dyah Wulandari, S.Ag., M.Ag, selaku dosen Ilmu Qur’an dan Tafsir UNIDA Gontor. Hikmah puasa ini disampaikan di Mushola usai shalat Subuh, sembari mengisi kajian rutin pekanan oleh Markaz al-Qur’an dan Zona Tahfidz.

Dalam hal ini beliau menyampaikan 7 hikmah puasa Ramadhan yang bisa didapatkan apabila kita mengerjakan dengan serius dan sepunuh hati.

1. Dengan berpuasa di bulan ini dapat  menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt dan Rosul-Nya.

2. Dengan berpuasa membuat manusia bersyukur sehingga dapat mensucikan diri dari rasa penyakit hati, seperti iri, dengki, sombong, dan lain sebagainya,

3. Dilihat dari kehidupan sosial dimana orang kaya menyedekahkan kepada orang yang membutuhkan sehingga berempati dan peka untuk memberikan sembako kepada orang yang lebih membutuhkan seperti anak yatim dan piatu, orang miskin, dan masih banyak lagi.

4. Pembinaan jiwa manusia bahwa dirinya hanya milik Allah SWT, sehingga tidak terjerumus dalam nafsu. Karena dengan berpuasa dapat membantu kita dalam mengontrol hawa nafsu.

Dimana dapat kita ketahui bahwa nafsu terbagi menjadi tiga bagian: Pertama, nafsu Mutmainnah merupakan nafsu yang mendekati pada sifat-sifat malaikat. Kedua, nafsu Al-Lawamah: merupakan nafsu yang sebenarnya kita mengetahui baik dan buruknya suatu perkara namun masih saja dikerjakan. Ketiga, nafsu Al-Amarah bissu’ merupakan nafsu yang mendorong kepada suatu keburukan.

Dari penjelasan ditas lalu bagaimana cara mengatur jiwa tersebut? Yaitu dengan berpuasa, karena hal tersebut dapat membersihkan jiwa yang pada intinya dapat menjaga dan memperkuat keimanan.

5. Dengan berpuasa dapat membuat manusia lemah, fakir dan tidak berdaya, dan dari berpuasa itulah kita merasakan kelaparan sebagaimana yang dirasakan saudara kita yang kurang mampu.

6. Turunnya al-Qur’an, Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Baqarah ayat 185.

7. Segala amal kebaikan dilipat gandakan. Banyak berbisnis di akhirat dengan, membaca al-Qur’an, mendirikan shalat malam, bersedekah, mendatangi kajian, beri’tikaf di masjid, membuat karantina untuk para penghafal al-Qur’an dan lain sebagainya.

Semoga kita semua dapat menyambut Ramadhan 1443 dengan hati yang bersih nan suci, menjadi bulan Ramadhan tahun ini lebih baik dan meningkat dari tahun sebelumnya.

اللهم بارك لنا في رحب وشعبان وبلغنا رمضان

(Aut: Nur Fera Khalifah, /PBA 6. Ed: Muhammad Wahyudi, M.Pd)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Berita Terbaru