Kajian Keislaman Mahasiwa Semarakkan Peringatan Tahun Baru 1442 H

UNIDA Gontor – Peringatan 1 Muharam 1442 H yang bertepatan dengan tanggal 19 Agustus 2020, diisi dengan tausiyah oleh Al-Ustadz Muhammad Sohibul Mujtaba, M.Ag selaku pimpinan Markaz Al-Qur’an UNIDA Gontor mengenai sikap yang seharusnya diambil oleh seorang pemuda muslim mengawali tahun baru ini.

Sebagai pembuka, beliau mengajak seluruh mahasiswa untuk menelaah kembali arti ayat Q.S Al-Maidah: (54) yaitu:

يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهِ فَسَوْفَ اللهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُـــؤْمِنِيْنَ أّعِزَّةٍ عَلَى الكَافِرِيْنَ يُجَاهِدُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ الله وَلاَ يَخَافُوْنَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَشَآءُ واللهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ المائدة : 54)ن)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu yang murtad (keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya. Dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (pemberin-Nya), Maha Mengetahui. (QS. Al-Maidah : 54)

Dalam ayat tersebut menjelaskan, jika ada diantara kita yang tidak serius dalam agama maka bersiaplah untuk di ganti oleh Allah dengan umat yg lebih cinta kepada Allah dan Allah pun mencintai mereka. “Bila suatu generasi tidak serius dalam menjalankan tanggung jawabnya maka suatu saat akan tergantikan dengan generasi yang lain,” tegas beliau mengawali tausiyah di malam 1 Muharam 1442 H.

Selaras dengan hal di atas, terdapat tujuh golongan yang dinaungi Allah pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya : Imam yang adil, pemuda yg menggunakan masa muda beribadah kepada Allah, seorang yang hatinya bergantung ke masjid, dua orang yang saling mencintai di jalan Allah keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu ia berkata “Aku benar-benar takut kepada Allah”, seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta seseorang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.” (HR Bukhari, No. 1423 dan HR Muslim, No. 1031).

Sudah sampai manakah pribadi ini yang notabenenya seorang pemuda penggerak umat di masa mendatang?

Ini semua tentu saja sebagai ukuran bagi kita semua, sudah sampai manakah pribadi kita ini yang notabenenya seorang pemuda penggerak umat di masa mendatang? Melihat dari kultur kita sebagai perguruan tinggi pesantren, maka menjaga keistiqomahan dalam hal akademik dan spiritual sangat dijunjung tinggi. Tentu ini sebagai upaya menanamkan pondasi yang baik dan kuat agar kelak di masa depan kita semua mampu menjalani kehidupan dengan berbagai situasi, kondisi dan bisikan-bisikan negatif dengan sikap teguh pendirian berbekal apa yang sudah didapatkan.

Di akhir, beliau menekankan untuk memulai dengan menjadikan masjid sebagai tempat paling indah dimuka bumi. Karena di tempat tersebut Allah SWT paling dekat dengan kita, yang selalu kita gunakan untuk tunduk bersujud memohon pengampunan dari-Nya. Mari kita berusaha bersama semoga Allah SWT  memasukkan kita ke dalam salah satu golongan di atas yang mendapat naungan-Nya atau bahkan keseluruhannya. Kemudian yang terpenting adalah dengan menjaga niat sembari menyambut tahun baru Hijriyah untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik.


Oleh: Muhammad Syahrul Anwar, Mahasiswa PBA Semester 7
Editor : Riza Nurlaila

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Contoh Dokumen Esai

Berikut adalah dokumen esai salah satu mahasiswi PBA yang berhasil

Berita Terbaru