Kuliah Umum Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri

Berhenti Berangan, Mari Mulai Melangkah

Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri mengawali perkuliahan semester ganjil di tahun ajaran 2021-2022 M / 1442-1443 H, dengan kuliah umum yang diadakan pada Kamis 3 Juni 2021, bertepatan dengan dua acara lain yang diadakan pada hari yang sama yaitu pengumuman kelulusan calon pelajar santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor tahun ajaran 2021-2022 M / 1442-1443 H, serta Orientasi Studi Pengenalan Kampus (OSPEK) mahasiswi baru Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri.

Pada pembukaan, Al-Ustadz Dr. Fairuz Subakir Ahmad, M.A. selaku kepala direktorat kepengasuhan Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri telah membangkitkan semangat serta senyum para mahasiswi dengan membahas terkait perjuangan kami yang menjadi salah satu perintis universitas ini. Dengan harapan pada 100 tahun Gontor, universitas kami ini dipenuhi oleh orang-orang yang haus akan ilmu, bibit-bibit pemimpin masa depan, jawaban-jawaban dari pertanyaan masa lalu. Harapan-harapan telah dilamubungkan, dan tentu saja do’a pun telah dipanjatkan, semoga kami menjadi salah satu yang tidak terkenal di bumi, namun terkenal di antara penghuni langit. Semoga kami menjadi salah satu dari orang-orang yang Allah beri kepercayaan atas terkabulnya do’a-do’a kami. Aamiin

Sukses itu pasti, jalannya mudah, kita mulai hari ini.

Kuliah umum yang menjadi inti acara pada pagi hari itu dibawakan oleh Al-Ustadzah Dini Septiana Rahayu, M. Hub. Int, selaku dosen Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri. Beliau membuka pembicaraan dengan satu kata kunci yang banyak orang pahami, namun tidak tahu pasti atau bahkan tidak yakin dengan jawabannya sendiri, “What is a future?”

Bagi sebagian orang, masa depan merupakan sesuatu yang telah mereka rencanakan, namun bagi sebagian lainnya masa depan adalah bagai sebuah misteri yang harus dipecahkan, atau berbagai kemungkinan lainnya. Namun hari ini kita semua belajar, telah banyak seminar-seminar motivasi yang kita ikuti, atau tumpukan buku-buku motivasi yang telah habis dibaca, mulai dari biografi seseorang hingga sekadar buku yang hanya berisikan kalimat-kalimat singkat, telah banyak video, podcast, radio, atau bahkan saran dari orang-orang sukses yang kita dengarkan terkait masa depan, terkait betapa pentingnya ‘hari ini’, terkait banyak hal yang bergantung pada langkah pertama yang kita mulai, namun tidak banyak yang melakukan pergerakan dari pengetahuan tersebut. Setiap orang memiliki cita-cita, memiliki angan-angan, memiliki mimpi yang ingin diwujudkan, namun mereka tidak memulai aksinya untuk mewujudkannya, terlalu terjebak pada sesuatu yang bahkan titiknya saja tak terlihat, terlalu mengkhawatirkan banyak hal yang tidak pasti, hingga akhirnya mereka hanya menjadi sekedar mimpi tak nyata, dan angan tak berwujud. Mimpi-mimpi itu bisa menjadi acuan untuk melakukan hal-hal hebat, namun juga bisa menjadi boomerang bagi diri sendiri, menjadi penghambat dan menimbulkan kekhawatiran tak berarti.

Lalu kenapa kita tidak fokus saja pada hari ini? Bukankah telah banyak orang berkata masa depanmu adalah apa yang kau lakukan hari ini?, maka marilah kita jalani hari ini dengan wajah cerah ikhlaskan kebiasaan yang mengikat dan menjebakmu untuk memulai langkah pertamamu. Every single day we must spend wisely.

Kita harus melewati setiap hari dengan bijak. Bijak untuk diri sendiri dan orang lain, bijak pada rencana-rencana yang menunggu untuk dituntaskan. Bijak pada kewajiban yang harus dilakukan. Menerima kesalahan yang kita lakukan dan berhenti menyalahkan objek lain atas sesuatu yang menimpa kita. Juga berhenti menyalahkan diri sendiri atas kesalahan yang memang tidak kita lakukan (self blaming). Menempatkan hal-hal tersebut pada tempatnya, menakarnya dengan tepat karena semua ada porsinya.

Orang yang terbiasa menyalahkan, akan sulit menerima hikmah.

(Andi Hazrah Nurhaliza Ibrahim/ PBA 5)


Baca juga berita menarik lainnya:

Prodi AFI Menerimas Kunjungan Fungsionaris Prodi AFI IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Mengulik Kemeriahan Wisdom Speech 2021
SWOT Analysis of Marketing Strategies on Services in Islamic Financial Institutions

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Berita Terbaru