Mahasiswi PBA Kembali Ukir Kejuaraan Lomba HEYFEST 2021

Kehidupan tidak lepas dari unsur perlombaan, kalah menang, beruntung ataupun belum beruntung serta esensi lainnya. Terlebih sebagai seorang mahasiswi yang menduduki bangku perkuliahan merupakan saat yang tepat dalam memawas diri, mencari jati diri dan memperbanyak aksi-kreasi. Maka hal tersebut dapat diwujudkan dengan berkontribusi secara aktif melalui ragam perlombaan untuk mengembangkan minat dan juga bakat seorang mahasiswi. Lebih-lebih, pengalaman memainkan peran penting dalam lingkup hidup yang akan datang.

Pada bulan Agustus ini, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah mengadakan Festival tahunan HEYFEST dengan tema ‘Peluang dan Tantangan Hukum Ekonomi Syariah pada Masa Pandemi Covid-19 di Era Digitalisasi’ yang diadakan dalam kurun waktu 3 hari. Dimulai pada tanggal 23 Agustus 2021 dan ditutup pada tanggal 25 Agustus 2021. Perlombaan ini  disemarakkan dengan berbagai lomba di dalamnya yang mana diikuti oleh seluruh mahasiswi dari berbagai program studi seperti LKTI, Opini, Debat, poster, Essay, Video, Orasi, dan ILC (Indonesia Lawyer Club).

Dalam perlombaan ini delegasi PBA meraih berbagai kejuaraan diantaranya Juara 3 ILC yang diwakili oleh Feby Rezki (PBA/3), Juara 3 LKTI yang diwakili oleh Milhaturrasyidah (PBA/1), Azkia Nikmatul (PBA/1), dan Devi Rahma (PBA/3), Juara 2 Orasi yang diwakili oleh Asmah Eka Nurjannah (PBA/1), Juara 3 debat fakultas yang diwakili oleh Refira Asri (PBA/3), Latifah Annisa (TBI/3),dan Ilma Mukaromatul Kubra (PAI/3).

Rangkaian akhir acara adalah penutupan serta yang dilanjut dengan acara webinar. Kegiatan secara resmi dibuka oleh al-Ustadz Dr.Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum dan  dihadiri oleh pembicara inti al-Ustadz Dr.Radya Sukmana S.E., MA., al-Ustadz Dr.Setiawan bin Lahuri Lc., M.A. Dengan tema yang diusung ‘Peluang dan Tantangan Hukum Ekonomi Syariah pada Masa Pandemi Covid-19 di Era Digitalisasi’. Acara secara khidmat berlangsung dan diakhiri dengan pembagian hadiah.

Meskipun tidak menjadi juara favorit ataupun umum, kemenangan dan kekalahan adalah hal yang lumrah dalam proses pencarian pengalaman. Poin terpenting ialah keberanian untuk mencoba dan keberanian untuk bangkit kembali dari kegagalan. Karena dibalik itu semua terdapat pembelajaran berharga yang belum kita ketahui awalnya.


Au: Galuh Rihanita (PBA 3)/Ed: Intan Fasya (PBA 7)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Berita Terbaru