Partisipasi Mahasiswi PBA di Ujian Tahfidz Al-Qur’an Terbuka

ُخَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَه
“Sebaik- baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori)

Hadist ini bukan hanya pembuka tulisan ini, namun menjadi motivasi berjalannya kegiatan membumikan Al-Qur’an di Darussalam, kampus UNIDA Gontor khususnya. Seperti diketahui bahwa UNIDA Gontor merupakan perguruan tinggi yang memiliki visi menjadi pusat pembelajaran bahasa Al-Qur’an dan nilai keislaman.

Dengan itu terdapat beberapa organisasi maupun markaz-markaz yang turut mengayomi berjalannya kegiatan yang sarat akan nilai keislaman. Zona tahfidz Al- qur’an merupakan salah satu organisasi yang ada di kampus UNIDA Gontor, yang dinaungi oleh lembaga markaz Al-qur’an yang beranggotakan 113 orang.

3 januari 2021, secara khidmat dan penuh kesyukuran zona tahfidz Al-quran kembali mengadakan acara tahunan yakni ujian terbuka tahfidz al-Quran yang ketiga dengan kategori 5 juz, 10 juz, dan 15 juz. Acara ini turut dihadiri oleh Dekan Kuliyyatul Banat Al-Ustadz Nur Hadi Ihsan, MIRKH, jajaran dosen Universitas Darussalam Gontor baik secara online maupun offline, serta seluruh civitas akademika.

Beberapa dosen yang mengikuti acara secara daring melalui aplikasi Zoom sebagai wasilah keberlangsungan acara. Diantaranya Al-Ustadz Muhammad Sohibul Mujtaba, M.Ag selaku Wakil Direktur Pusat Markaz Al-Qur’an UNIDA Gontor, Al-Ustadz Muhammad Wahyudi M.Pd selaku Ka Prodi Pendidikan Bahasa Arab, dan Dr. Asif Trisnani Lc MA, selaku Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin serta beberapa tamu undangan lainya.

Ujian berlangsung dengan melalui 3 tahap penyeleksian para peserta wisuda ujian terbuka. Pada seleksi pertama, para peserta menebak ayat dari para penguji sesuai kategori masing-masing. Pada tahap kedua, para peserta menyetorkan hafalannya sekali duduk sesuai kategori masing-masing secara ghaib (tanpa melihat mushaf). Dan pada tahap ketiga para peserta dikumpulkan menjadi satu lalu setiap peserta akan diseleksi oleh para penguji tentang kesanggupan dan kelayakannya untuk naik ke panggung wisuda. Sehingga wisuda tahfidz ini melalui persyaratan yang sarat juga ketat serta tidak main-main.

Sebagaimana penyeleksian awal terdapat 100 pendaftar peserta wisuda hingga melalui beberapa tahapan yang menyisakan 16 peserta di panggung kehormatan. Secara langsung, sesi tanya jawab ayat bagi kategori 5 juz dilakukan oleh penonton yang menyaksikan yang terdiri atas civitas akademika UNIDA Gontor maupun perwakilan santriwati Gontor Putri 1 dan 2. Selain itu, bagi kategori 10 dan 15 juz sesi tanya jawab dilangsungkan bersama dosen senior selaku mumtahin (penguji).

Dalam acara ujian terbuka ini, 5 orang mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab turut berkontribusi dengan kategori 5 juz dan 10 juz. Kategori 5 juz diantaranya Yulia Dwi Cahya Ajizi, Rizka Nur Oktavia, dan Meilina Husna Adieba (PBA 2019) serta dengan kategori 10 juz Gozlia Qotrunnada Wardifah (PBA 2017).

Pada akhir acara, Al-Ustad Nur Hadi Ihsan, MIRKH dengan bangga dan haru memberikan penghargaan kepada mahasiswi yang telah berhasil dalam ujian tebuka dan wisuda tahfidz Al-Qur’an berupa pembebasan administrasi SPP dan biaya makan bulanan bagi kategori 10 juz dan pembebasan administrasi biaya makan bulanan bagi kategori 5 juz selama satu semester penuh. Acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kegembiraan dan diakhiri dengan sujud syukur bersama turut memberikan motivasi bagi seluruh pasang mata yang menyaksikan.

Dekan Kuliyyatul Banaat tidak cuma-cuma dalam memberikan penghargaan bagi mereka yang mampu melewati ujian terbuka tahfidz sebagaimana Universitas Darussalam Gontor merupakan universitas bersistem pesantren dan menjunjung tinggi nilai Islamisasi untuk melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam berbagai bidang.

Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari acara ini, diantaranya adalah untuk tidak pernah mengeluh dalam perjuangan, karena perjuangan yang hebat akan melahirkan hasil yang sangat memuaskan. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai teman dan pendamping hidup karena Al-Qur’an akan selalu menuntun jalan hidup menuju yang lebih baik.

Satu hal lagi yang perlu diingat, janji Allah itu nyata bagi mereka yang melakukan kebajikan, beramal sholeh, dan bersungguh-sungguh. Sebesar keinsyafanmu sebesar itupula keuntunganmu. Semoga kita semua senantiasa mendapat berkah Al-Qur’an dan syafaatnya di hari Akhir nanti.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Al Qomar: 17)

Melanie Agustin (PBA 2), Intan Fasya (PBA 6)
Ed. Riza N / Reviewer: M. Sohibul Mujtaba, M.A.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email
Share on print

Contoh Dokumen Esai

Berikut adalah dokumen esai salah satu mahasiswi PBA yang berhasil

Berita Terbaru